Kau pernah melindungiku dari banyak hal.
Bahkan dari hal2 yg sangat kucintai sekalipun. Seperti hujan misalnya.
Kau takut hujan akan membuatku sakit. Aku ingat, suatu hari ketika aku
pergi ke kota dan kukirimkan videoku menikmati hujan romantis didepan
mess. Kau marah, dan mengirimiku video lucu yg berisikan pesan bahwa aku
tak boleh main hujan lagi. Kau tau, ketika kau pergi, ternyata hujanlah
yg akhirnya menjadi pelipur laraku. Penenang jiwaku. Kutitipkan doa2
disetiap tetesnya. Salah satunya, doa agar kau segera pulang.
Dan
sebut saja minuman berkarbonasi. Kau takut kesehatanku akan terganggu.
Pada bulan2 pertama mengenalku, kau akhirnya membuatkan sebuah aturan
kecil. Hanya boleh meminum col* satu kali dalam sebulan. Boleh lebih,
tapi hanya jika kau yg membelikannya. Romantis bukan? Inikah yg kau
sebut bahwa kau tak pernah membahagiakanku? Lima tahun yg indah, dan kau
menyuruhku untuk melupa begitu saja? Oh tidak. Lupakan saja semuanya,
tanpa harus memaksaku untuk berhenti mengenang. Lupamu, semoga kelak
akan menyadarkanku, bahwa lima tahun hanyalah kenangan, bukan masa
depan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar